 |
 |
 |
|
Monday, September 18, 2006
Ucapan Terima kasih dan Mohon Doa Restu
Saya dan juga Aa, ingin berucap syukur alhamdulillah, terima kasih yang tiada terhingga kepada-Mu, yaa Robbi, karena acara Walimatul 'Ursy atau Resepsi Pernikahan pada Sabtu, 2 September 2006 yang lalu, telah selesai dilaksanakan dengan lancar, sukses, dan insya Alloh penuh berkah
Selain itu, acara yang dihujani dengan senyum mengembang dan pancaran kebahagiaan dari wajah orang-orang terkasih, tentunya tak terlepas dari peran serta orangtua, keluarga, dan para panitia, yang dengan giat dan ikhlas, telah menyumbang saran, tenaga, dan lain sebagainya. Syukron katsiir (Terima kasih banyak), kami haturkan kepada keluarga besar H. Moh. Sarodji, keluarga besar Muhadi, saudara-saudara, teman-teman 3C plus Tim Nasyid Inabah, dan semua pihak yang telah bekerjasama dengan apik sehingga acara resepsi pernikahan dapat berjalan dengan baik.
Terima kasih pula atas kehadiran dan doa restu para undangan, mulai dari keluarga besar kami, tetangga, handai-taulan, teman-teman dari eSDe sampai tingkat Perguruan Tinggi UNJ-IPB, teman-teman FLP DKI, dan semuanya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu… Nuhun pisan…
Selain itu kami minta maaf jika ada teman-teman yang tidak sempat atau tidak dapat dihubungi, semata-mata semua itu insya Alloh adalah keterbatasan kami sebagai insan biasa yang penuh kealpaan.
Akhirnya, kami mohon doa restu kepada kedua orangtua, keluarga besar, kerabat, dan semuanya. Mohon doanya agar dalam meniti 'babak baru' ini, kami senantiasa dihujani rahmat dan ridho Alloh Swt, senantiasa berada di jalan-Nya, Aamiiin AlloHumma Aamiiin…
Ya Alloh, Ar-Rahman…Ar-Rahim
Sesungguhnya hati ini telah terhimpun dalam cinta dan bertemu dalam taat kepada-Mu.
Ya Alloh, Al-Malik…Al-Qudus
Eratkanlah ikatan kami, kekalkanlah kasih saying di antara kami, berkahilah jalan kami, dan penuhilah hati ini dengan cahaya-Mu yang tak pernah pudar…
Aamiiin yaa Robbal 'Aalamiiin…
SYUKUR by Seismic
Segala Puji Pada-Mu Ya Robbi, atas rahmat hari ini
Terlarut sudah cinta suci sejati dari hati
Janji tlah terucap, Akad tlah tercipta, tuk bersama jalani hari
Ya Alloh Robbi bimbinglah kami, dalam menempuh hidup ini
Marilah dinda, kita melangkah bersama saling membina
Doakanlahku di setiap langkahku, doamu penyejuk kalbu
Oh Dinda menjadilah bunga, di Indahnya taman cinta
Ya Alloh bimbinglah kami, di dalam perjalanan ini
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Rachmawati & Rahmawan
Posted at 12:18 pm by lilis_oke
Permalink
Monday, May 15, 2006
Yaa Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa dalam taat pada-Mu,telah bersatu dalam dakwah-Mu, telah berpadu dalam membela syari'at-Mu, Kokohkanlah Yaa Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukanlah jalan-jalannya Penuhilah hati-hati ini dengan Nur Cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada kami dengan limpahan keimanan pada-Mu, dan keindahan bertawakal pada-Mu Nyalakanlah hati kami dengan ma'rifat pada-Mu Matikanlah dia dalam syahid di jalan-Mu Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin Sampaikanlah kesejahteraan Yaa Allah, pada junjungan kami Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya, dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan. Amien….
Posted at 11:29 am by lilis_oke
Permalink
Monday, April 24, 2006
Alhamdulillah.....
Tahap satu telah terlewati...
Menapaki hari yang dinanti...
Oleh setiap sepasang insani...
Semoga Alloh selalu meridhai...
Amiien...Allohumma amiien...
Posted at 04:52 pm by lilis_oke
Permalink
Friday, April 07, 2006
BismillaaHirrahmaanirrahiim Sinar rembulan kian padam dan berganti menjadi sorot hangat mentari. Ku buka jendela hati merenungi setiap peristiwa yang telah terjadi. Ku lirik Blogku, masih yang itu. Ternyata sudah lama pula rupanya aku belum meng-entry.  Entah apa yang sedang bersemayam di dalam kalbu, yang jelas, saat ini, aku sangat bersyukur atas segala nikmat, anugerah, dan karunia Illahi. Robb, semoga aku termasuk ke dalam hamba-hamba yang pandai mensyukuri segala limpahan kasih sayang-Mu, amien… Aku ingin berbagi kebahagiaan dengan kalian, mama-ayah… Kedua orangtua, keramat hidupku, yang senantiasa meyayangi aku, mengasihi aku, menuntunku pada agama Alloh serta mendoakanku agar aku senantiasa berada pada jalan kebenaran sehingga memperoleh kebahagiaan dunia-akhirat. Terlebih doa kalian kini telah dikabulkan oleh Alloh, agar anak bungsu perempuan ini memperoleh pendamping hidup yang sholeh, yang dapat membimbing diri ini menjadi isteri yang sholehah. Terima kasih ma, yah…  Aku ingin berbagi kebahagiaan dengan kakak2, teteh2 serta adikku… Terima kasih atas kasih sayang dan doa-doa kalian untukku, semoga jalinan cinta di antara kita semakin kuat dan kokoh dalam menegakkan agama Alloh. Kalian tetap menyayangi aku khan, walau sebentar lagi, aku akan 'jauh' dari kalian? Harapku, semoga ikatan batin kita akan tetap menyatu dan peka. Dan Insya Alloh aku yakin, kalian sangat sukacita menyambut 'orang baru' yang akan bergabung, menyatu dalam persaudaraan yang melengkapi kebahagiaan bagi kita semua, terutama bagi diriku; adik bungsu perempuan kalian; tetehmu, Li..  Tak pelak, aku ingin pula berbagi kebahagiaan dengan kalian, teman-temanku… Terima kasih atas doa kalian, mendoakan agar kiranya Alloh menghadiahkan kado spesial; 'someone new' yang terbaik bagiku. Semoga jalinan persahabatan kita senantiasa dirahmati Alloh. 
Tahukah kalian, mama-ayah, kakak2+teteh2ku, adikku, teman-temanku, bahwa aku bersyukur dan berbahagia karena kini telah menemukan 'teman sejati'…?  Aku ingin berbagi kebahagiaan denganmu…  Seseorang yang kini mengisi hari-hariku dalam ikatan ukhuwah Seseorang yang taat ibadah Seseorang yang gemar menuntut ilmu-ilmu Allah Seseorang yang rendah hati, hati-hati, dan bijaksana Seseorang yang sholeh, yang bertaqwa kepada Robbnya dan berbakti kepada kedua orangtuanya serta kasih sayang terhadap sesama… Robb… Hanya kepada-Mu-lah kami menyembah dan memohon pertolongan… Hanya kepada-Mu-lah kami memohon pinta, menyampaikan harapan… Jagalah hati kami hingga saat itu tiba &menjelma menjadi puncak kebahagiaan… Mudahkanlah segala urusan kami serta segerakanlah cita-cita kami… Yang kami pinta hanyalah keridhaan-Mu, Robbi…  Aamiien…Allohumma amiien…
Posted at 12:14 pm by lilis_oke
Permalink
Saturday, March 18, 2006
Jika Aku Jatuh Cinta ...Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan.
Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Sebagai seorang muslim, kita diberi fitrah untuk saling mencintai, namun cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
Posted at 03:29 pm by lilis_oke
Permalink
Thursday, March 16, 2006
Saat yang sulit bagi Nanda, seorang mahasiswa yang kini sedang bergelut dengan tugas akhirnya. Tugas yang bukan sembarang tugas. Tugas yang kini sedang ia susun adalah sebuah penelitian skripsi. Kesibukkannya dalam membahagiakan orangtuanya terasa belum sempurna sebelum ia mempersembahkan gelar kesarjanaan. Betapapun sulitnya, ia berusaha untuk bangkit. Namun menginjak tahun kelima dalam masa studinya, ia masih saja sibuk dan asyik dengan kerja paruh waktu yang belum genap setahun ditekuninya.
Hingga suatu hari ia merasa jengah dengan semua aktivitas yang kerap membuat ia lupa akan amanahnya menyelesaikan studinya. Adalah Azzam, seorang sahabat yang mampu membangkitkan dirinya, melepaskan ia dari keraguan akan kemampuan dirinya sendiri, untuk dapat merampungkan skripsi di semester ini.
"Aku memiliki banyak sebab mengapa aku tidak fokus", katanya suatu sore. "Sebisa mungkin aku bangkit, tapi rasanya sulit, Zam..!" keluhnya pada Azzam
Sahabat yang sudah sangat dekat dan mengerti dirinya itu diam sejenak, merenungi kata demi kata, dan berusaha memberi jawaban yang tepat. Di saat seperti ini, ia paham betul bahwa Nanda sangat membutuhkan Advice yang ringan, namun 'mengena' di sanubari.
"Zam, kau tahu betapa sibuknya aku dengan pekerjaan rumah karena tidak ada khodimat (yang membantu) lagi di rumah. Aku perempuan sendiri di rumah, tentu aku sadar posisi aku. Aku pun insya Alloh ikhlas mengerjakan semua itu dalam rangka berbakti kepada kedua orangtua dan meraih ridho Alloh..." Ucap Nanda terdengar tegar.
"Subhanalloh..! Itu bagus sekali, tapi kau jangan lupa Nan, skripsi tetap harus kau selesaikan" ujarnya tenang. ".....selesaikan dengan cepat!" imbuhnya.
"Ya..., mudah-mudahan" jawab remaja berkerudung itu singkat, tak yakin. "Belum lagi aku kan kerja paruh waktu. Aku lakukan itu juga untuk membahagiakan ortu. Kebahagiaan yang tiada berakhir jika melihat ayah-mama merasa senang jika kubelikan sesuatu...., dari uangku sendiri, Zam. Tapi aku juga sadar...rasanya senyum kebahagiaan mereka tak akan sampai puncaknya sebelum aku berdiri di sana..." sambungnya sembari menunjuk gedung yang biasa digunakan untuk para wisudawan.
"Ya! Kau benar! Kalau begitu..., ayoo! Cepat selesaikan! Aku yakin kau bisa seperti aku! Dulu...aku juga tidak percaya bahwa aku dapat menyelesaikan skripsi dalam waktu yang relatif cepat."
Kali ini Nanda tersenyum simpul.
"Bismillah! Kau harus bisa tekadkan dan bersungguh-sungguh berusaha untuk menyelesaikan skripsi untuk, menyenangkan ortu. Itu kan salah satu bentuk ibadah kepada Alloh!" katanya mantap, meyakinkan Nanda.
"Aku coba! Ya...i'll do my best ! doakan aku ya Zam!"
"Tentu! Insya Alloh, doaku menyertai usahamu! o iya, satu hal lagi, ini amanah dengan prioritas skala yang tinggi, dan kau..wajib tunaikan, okey!
Nanda menganggu cepat sembari tersenyum lebar dengan mata berbinar.
"Mulai detik ini, cobalah kau fokus dulu ke skripsi, dan kerjakanlah dengan senang hati, jangan ada beban apalagi sampai krisis percaya diri! Gudlak ya Nan, saya mensupport dan mendoakan kamu!" ujarnya semangat dan tulus.
"Thanks a lot!! Makasih banyak! Syukron katsiir dan nuhun pisan nya' atas advicemu, Zam. Kau memang sahabat sejati yang pernah aku miliki!" balas Nanda sembari tersenyum sekaligus menutup percakapan.
Mentari sore masih bersinar cerah dan menghangatkan jalinan persahabatan mereka.
Posted at 10:39 am by lilis_oke
Permalink
Sunday, March 12, 2006
BisMiLLaaHirrahMaanirrahiim
Kata demi kata yang kurangkai ini, semoga dapat mewakili hati kecil kalian... akan rasa syukur sekaligus ungkapan, doa dan harapan pada Alloh Robbul Izzati, juga kepada kawan kita, Mas Said.
Alhamdulillah...wa syukurillah...kami bersyukur pada-Mu, Allohu Robb, atas segala limpahan rahmat-Mu, dari sejak kami berada di dalam kandungan Ibunda hingga detik ini, semoga Engkau senantiasa menghujani kami semua dengan limpahan kasih sayang-Mu, hidayah-Mu, inayah-Mu serta magfirah-Mu, Illahi...
Alloh Yang Maha Mengetahui setiap hati kami... dan Maha Berkehendak sesuai kehendak-Nya...
Sabtu (11/3/06) adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kami, karena salah seorang dari kami telah resmi menjadi wisudawan, Mas Said (S,S). Meski hanya seorang di antara kami (kelas C, Prodi Nondik) yang telah merampungkan masa studinya, namun kebahagiaan hari itu semoga dapat memicu adrenalin kami untuk lebih giat lagi menyelesaikan salah satu syarat kelulusan agar kiranya kami mampu menyambung tali kebahagiaan selanjutnya pada September nanti... 
Kini...untukmu, Said, salah seorang saudara seperjuangan yang kukagumi, sekali lagi kuucapkan: SELAMAT ATAS SELESAINYA MASA STUDI! Air mata kebahagiaan ini beriringan dengan senyum kebanggaan dan tawa sukacita, serta doa-harapan:
Semoga saudara kami, Said, dimudahkan pada fase berikutnya, yakni memiliki pekerjaan yang insya Alloh sesuai dengan disiplin ilmunya, mengamalkan ilmunya, menjalankan tugas-kewajibannya dengan amanah, memperoleh rezeki yang halal dan baik, meraih cinta sejati pada 'seseorang' untuk menyempurnakan ibadahnya, amien Allohumma amien... 
Ya Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Bijaksana...
Kami berlindung kepada-Mu ya Alloh, dari segala macam kejahatan dan malapetaka yang datang tiba-tiba. Lindungilah kami dari segala macam marabahaya yang datang dari berbagai arah, mudahkanlah segala urusan kami serta segerakanlah cita-cita kami ya Alloh, agar kami dapat selamat dan bahagia, baik di dunia maupun di akhirat sana... amien yaa robbal 'aalamien... 
With Love coz Alloh,
LilisRachma
Posted at 02:46 pm by lilis_oke
Permalink
Saturday, September 17, 2005
Saat monitor ini akan kuoperasikan, aku teringat akan janjiku kepada seorang teman. Ia meminta aku untuk menuliskan lirik sebuah senandung yang mengingatkan kita semua pada jasa orangtua; khalifah keluarga, AYAH…
Neet……, komputer mulai kuoperasikan. Kutekan tombol power kemudian terlihat pendar cahaya pelangi di dalam CPUku yang berlapis kaca plastik bening. Monitor pun mulai bekerja dan setelah semuanya terproses, aku mulai mengklick wajahku yang terpampang pada user of computer lalu memasukkan katakuncinya.
Kulirik sign internet explorer, sambil menunggu ide-ide yang akan kutuangkan dalam sebuah tulisan di blogdrive kami, segera telunjuk ini mengklick program yang telah diinstal. Kabelnya tersambung pada CPU dan pesawat telepon rumah.
Mengingat biaya internet yang lumayan mahal, segera kubuka beberapa windows. Mulai dari cek imel, membuka yahoo messenger, blogdrive pribadi, surfing dan lain-lain termasuk mengecek blogdrive sakura, semua kulakukan untuk mengefisienkan waktu.
BLOGDRIVE Sakura Kreasi……, masih yang itu-itu….
BLOGDRIVE-ku….., masih juga yang tentang itu…
Entahlah…sebenarnya banyak yang ingin aku tuangkan dan berbagi pengalaman bersama blogger lainnya dalam tulisanku. Hanya saja mungkin karena keterbatasan waktu dan kurangnya semangat dalam diri, sehingga aku kurang produktif menghasilkan tulisan di blog aku, blog kami. Sebagai gantinya, pelajaran dan berbagai ilmu yang kudapati secara alami untuk meniti hidup ini, kuserap di dalam hati nurani dan kucamkan dalam diri. Semua itu kelak akan berguna bagiku, dan juga orang-orang yang kusayangi jika aku, dia, mereka, ingin berbagi dan merenungi setiap kejadian dan pelajaran berharga, agar dapat menjalani hidup LEBIH dewasa, tegar, dan bijaksana…
BLOGDRIVE kami masih yang itu-itu saja, BLOGDRIVE-ku juga…
Hidup ini begitu penuh misteri Sang Pencipta! Terakhir kudapati adik kelasku bercerita banyak tentang pro-kontra sebuah organisasi mahasiswa jurusan. Dalam hidup selalu begitu. Tapi toh, aku tetap berpegang teguh, bahwa yang benar akan selalu bersinar, bahwa bangkai akan tercium juga, dan bahwa kebenaran, tak akan pernah mati! Dia Maha Adil dan HANYA Dia yang berhak mengADILI.
BLOGDRIVE Sakura Kreasi masih tentang IBHE…
Segera kuketik lirik lagi pesanan temanku. Ia meminta lirik lagu itu untuk disisipkan dalam karya ilmiahnya di bagian lembar persembahan. Skripsi…., Skripsiku belum apa-apa, tapi aku tetap berusaha menyelesaikannya dan sidang di penghujung tahun ini atau awal tahun depan, bergantung pada kebijakan kampus. Mohon doa…
BLOGDRIVE Sakura kami, terakhir diisi oleh IBHE dan AYU…
Apa kabarnya dia dengan buah hati yang masih di dalam kandungannya?? Apa kabar adik kami, Ayu Srikandi…? Sudah membaikkah keadaannya? Subhanalloh… begitu sayangnya Engkau, begitu percayanya Engkau, memberikan cobaan kepada IBHE dan keluarganya...? Menitipkan remaja mungil yang kini terbaring lemah dengan senyuman yang memudar…? Tak sedikit pengorbanan harta, jiwa, ketulusan serta keikhlasan keluarganya, kerabatnya, kami, dalam merawat dan mendoakan bagi kesembuhan Ayu… Maha Suci Engkau Ya Alloh dan Maha Tinggi Kemuliaan-Mu…
BLOGDRIVE-ku masih tentang Engkau dan engkau...
Kurampungkan lirik itu dengan keharuan yang dalam sembari kunyanyikan. Begitu berat, lelah, dan tegarnya seorang ayah dalam mencari nafkah bagi keluarga tercinta… Kau tahu ayah…? Kami sangat menyayangi dan mencitaimu…
WAJAH YANG LELAH
M. Husni Thamrin
Butiran peluh menghias wajahnya
Bersandar tubuh di bumi yang teduh
Namun tak pernah hilang senyum yang merekah
Tanda keihlasan ikhtiyar di dunia
Wajah yang lelah, lukisan terindah
Ayah tercinta khalifah keluarga
Tiada pernah meminta balas jasa dan harta
Jiwa raga tercurah demi kami semata
Ayah…., engkaulah pelita
Pelindung yang setia kala gundah gulana
Ayah…, engkaulah pembuka
Impian jadi nyata dalam mengejar cita
Terima kasih ayah doakan kami selalu
Semoga kami menjadi anak-anak berbakti
Syukurku pada Alloh atas segala-galanya
Anugerah yang Kau beri bagi kami semua
www.lilisrachma.blogdrive.com
www.sakurakreasi.blogdrive.com
Posted at 10:59 pm by lilis_oke
Permalink
Saturday, December 25, 2004
Teman...
Dalam sebuah persahabatan
Pengertian kita menjadi tuntutan
Saling memahami sifat
Itulah makna yang tersirat
Sulit memang diwujudkan
Namun semua itu menjadi tantangan
untuk menjalin suatu persahabatan
Yang menjadi dambaan insan
Tak hanya itu, teman
kita harus memiliki kedewasaan
untuk saling mengingatkan
agar tak putus persahabatan
Oleh karena itu, kawan...
Berkorbanlah untuk sebuah persahabatan
Posted at 04:10 pm by lilis_oke
Permalink
Friday, December 24, 2004
Kepada Sakura Kreasi
Denting waktu terus berlalu
Ruang hampa datang sekejab
Luluh hati sulit bersatu
sunyi
sepi
galau
gersang
pedih
Tak Berujung seatap
Satu akal berdiri kokoh
Satu akal berdiri tegak
Lain akal lain tujuan
Menanti datangnya keajaiban
yang t'lah lenyap
yang t'lah hilang
Jauh...entah di mana...
Bagai isak tangis
yang menyesakkan dada
dan
Bagai tetes embun di pagi hari
Kuharap lara ini
segera berakhir...
Kuharap belenggu
segera lenyap...
Berilah petunjuk-Mu
tuk mengakhiri kegalauan ini
Apapun keputusan-Mu
Aku berserah diri
pada-Mu
Illahi Robbi...
Underground Mall Ciputra
Posted at 06:26 pm by lilis_oke
Permalink
|
|
 |
|
 |
|